Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung tidak hanya berfokus pada penanggulangan kebakaran, tetapi juga memiliki peran penting dalam layanan rescue atau penyelamatan. Dalam konteks urbanisasi dan perkembangan Kota Bandar Lampung sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan permukiman padat, kebutuhan akan layanan penyelamatan darurat menjadi semakin mendesak. Oleh karena itu, keberadaan unit rescue Damkar sangat krusial untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat.
Layanan rescue mencakup berbagai bentuk penyelamatan non-kebakaran, seperti evakuasi korban kecelakaan lalu lintas, penyelamatan orang yang terjebak di lift atau sumur, evakuasi korban dari bangunan roboh, penanganan hewan liar berbahaya, hingga penanggulangan bencana alam seperti banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor. Petugas rescue Damkar Bandar Lampung dituntut untuk selalu sigap, terlatih, dan mampu bekerja dalam situasi tekanan tinggi.
Dalam pelaksanaannya, unit rescue Damkar dibekali dengan berbagai peralatan modern, seperti alat pemotong hidrolik (hydraulic cutter & spreader), tali penyelamat, tandu lipat, alat bantu pernapasan (SCBA), helm pelindung, dan pencahayaan portabel. Kendaraan rescue juga disiapkan untuk memudahkan mobilisasi tim dan peralatan ke lokasi kejadian secepat mungkin.
Sumber daya manusia yang tergabung dalam unit ini telah melalui pelatihan teknis dan fisik secara intensif. Mereka dilatih untuk mampu mengevakuasi korban dari berbagai medan, mulai dari gedung bertingkat, saluran sempit, hingga lokasi banjir dan daerah rawan bencana. Keterampilan seperti pertolongan pertama (P3K), teknik penyelamatan vertikal dan horizontal, serta prosedur evakuasi massal menjadi bagian dari kompetensi yang wajib dimiliki oleh setiap anggota tim rescue.
Tak hanya berperan dalam operasi penyelamatan, Damkar Bandar Lampung juga aktif mengedukasi masyarakat melalui pelatihan dasar penyelamatan dan simulasi evakuasi. Kegiatan ini diselenggarakan di sekolah, perkantoran, kawasan industri, hingga permukiman padat. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam merespons kondisi darurat secara mandiri dan aman sebelum bantuan profesional tiba.
Selain itu, Damkar menjalin kerja sama erat dengan BPBD, TNI/Polri, Dinas Kesehatan, serta relawan dan komunitas lokal dalam operasi gabungan penanggulangan bencana. Kolaborasi ini mempercepat proses koordinasi dan meningkatkan efektivitas penanganan di lapangan.
Dengan semangat profesionalisme, kecepatan, dan kepedulian kemanusiaan, unit rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung hadir sebagai garda terdepan dalam penyelamatan jiwa. Mereka tidak hanya memadamkan api, tetapi juga hadir untuk menolong dan melindungi masyarakat dari berbagai situasi darurat yang mengancam keselamatan.